Foto—LBH Gema Keadilan saat berkunjung ke sekolah sang anak demi memverifikasi fakta (kiri) dan foto sang anak berinisial FR (kanan). (Sumber: Arsip LBH Gema Keadilan, instagram @virasoniaaaa)
Palembang, Ekspresi Indonesia—LBH Gema Keadilan mengumumkan hasil verifikasi terkait dugaan kekerasan terhadap siswi SD berinisial FR di Palembang. Setelah melakukan pengecekan langsung ke rumah sakit dan berdialog dengan dokter penanggung jawab, LBH memastikan kondisi FR tidak berkaitan dengan penganiayaan.
Perwakilan LBH menyampaikan bahwa dokter yang menangani FR telah menegaskan gejala yang muncul dipicu penyakit pertusis, atau batuk rejan, yang menyebabkan iritasi mata dan kondisi fisik lain pada pasien. “Kami telah menerima penjelasan langsung dari dokter, anak sedang menjalani penanganan medis karena pertusis dan tidak ditemukan tanda kekerasan,” ujar Surya Negara, Ketua LBH Gema Keadilan Sumatra Selatan.
Saat ini, FR dirawat di Bangsal Kelas 1 ruang isolasi sebagai bagian dari prosedur kesehatan untuk mencegah penularan penyakit. LBH menyatakan akan tetap memantau perkembangan kondisi FR dan mendukung pemulihan anak.
Lembaga tersebut berharap klarifikasi ini meredakan spekulasi publik dan menegaskan pentingnya mengedepankan fakta medis dalam menilai situasi yang melibatkan anak.
(D.L.R.)



Comment