Advertisement
Uncategorized
Home / Uncategorized / Gema Al-Qur’an Menggema di Kampung Baru: MTQ Tingkat Desa Negeri Laha Jadi Momentum Bangkitnya Iman dan Akhlak Mulia

Gema Al-Qur’an Menggema di Kampung Baru: MTQ Tingkat Desa Negeri Laha Jadi Momentum Bangkitnya Iman dan Akhlak Mulia

Dengan Terlaksananya MTQ Ini, Kita Tingkatkan Iman, Takwa dan Akhlak Mulia Untuk Negeri Laha Yang Lebih Baik

NEGEERI LAHA – AMBON,  Suasana Dusun Kampung Baru, Negeri Laha, berubah menjadi begitu syahdu dan penuh keberkahan. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema dari panggung utama, disambut antusias warga yang memadati lokasi acara sejak pagi hingga malam hari. Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Desa yang digelar di Dusun Kampung Baru ini bukan sekadar ajang lomba, melainkan menjadi pesta iman bagi seluruh masyarakat Negeri Laha.

Dari anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar, hingga para qari dan qariah dewasa, semua tampil dengan penuh percaya diri. Mereka tidak hanya berlomba untuk menjadi juara, tetapi juga untuk menunjukkan kecintaan mereka kepada Al-Qur’an. Sorak sorai penonton, tepuk tangan meriah, dan air mata haru orang tua yang melihat anaknya tampil di atas panggung, menjadi pemandangan yang tak terlupakan.

MTQ tahun ini mengusung tema besar yang begitu menyentuh hati: “Dengan Terlaksananya MTQ Ini Kita Tingkatkan Iman, Takwa dan Akhlak Mulia Untuk Negeri Laha Yang Lebih Baik.” Tema ini bukan sekadar tulisan di spanduk, tetapi menjadi doa dan komitmen bersama seluruh warga Negeri Laha.

MTQ Bukan Sekadar Lomba, Tapi Pembinaan Generasi

Pelaksanaan MTQ di Dusun Kampung Baru ini membuktikan bahwa semangat keagamaan di Negeri Laha masih sangat kuat dan terus menyala. Panitia pelaksana bekerja keras mempersiapkan acara ini dengan penuh keikhlasan, mulai dari pembangunan panggung, penataan tempat, hingga penyiapan dewan hakim yang profesional dan amanah.

Bareskrim Tetapkan Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berbagai cabang lomba dipertandingkan, mulai dari Tilawah Al-Qur’an, Tartil, Hifzil Qur’an, hingga lomba adzan, dan Syarhil Qur’an. Setiap peserta tampil dengan persiapan yang matang, hasil dari pembinaan panjang di TPQ, madrasah, dan majelis taklim yang ada di Negeri Laha.

Bagi masyarakat, MTQ ini adalah ajang silaturahmi terbesar. Warga dari seluruh dusun di Negeri Laha berkumpul, saling menyapa, saling mendoakan, dan saling menguatkan dalam ukhuwah Islamiyah. Para pedagang kecil pun ikut merasakan berkah, karena ramainya pengunjung yang hadir membuat suasana dusun menjadi hidup dan penuh rezeki.

“MTQ ini adalah cara kita untuk mengembalikan Al-Qur’an ke tengah-tengah kehidupan kita. Bukan hanya untuk dibaca di atas panggung, tapi untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, di rumah, di sekolah, dan di tengah masyarakat.”

Himbauan Kepala Dusun Kampung Baru: Jaga Persatuan, Jaga Akhlak

Dalam sambutannya yang penuh semangat, Kepala Dusun Kampung Baru, Saidna Almizan bin Tahir, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang telah bahu-membahu menyukseskan acara ini.

Beliau menegaskan bahwa keberhasilan MTQ ini adalah bukti bahwa masyarakat Kampung Baru masih menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan gotong royong.

Bareskrim Polri Bongkar Kronologi Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo Sejak 2025

“Alhamdulillah, hari ini kita semua menjadi saksi, bahwa Dusun Kampung Baru mampu menjadi tuan rumah yang baik untuk acara yang mulia ini. Saya atas nama pemerintah dusun mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia, para donatur, para orang tua, dan seluruh warga yang sudah bekerja tanpa pamrih.”

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Negeri Laha, khususnya generasi muda kita. Mari kita jadikan MTQ ini bukan hanya sebagai tontonan setahun sekali, tetapi sebagai tuntunan seumur hidup. Mari kita tingkatkan iman kita, kita perkuat takwa kita, dan kita perbaiki akhlak kita.”

“Jangan biarkan anak-anak kita jauh dari Al-Qur’an. Ayo ramaikan masjid, ramaikan TPQ, ramaikan majelis taklim. Kalau anak-anak kita dekat dengan Al-Qur’an, Insya Allah Negeri Laha ini akan aman, akan damai, dan akan diberkahi oleh Allah SWT.”

“Saya juga menghimbau, mari kita jaga persatuan. Beda pilihan boleh, beda pendapat boleh, tapi jangan sampai kita terpecah belah. Kita ini satu keluarga, satu negeri, satu tujuan, yaitu Negeri Laha yang lebih baik, lebih religius, dan lebih bermartabat.”

Saidna Almizan bin Tahir juga berpesan agar seluruh peserta yang belum berhasil menjadi juara tidak berkecil hati. Menurutnya, setiap anak yang berani tampil membaca Al-Qur’an di hadapan banyak orang adalah juara sejati di mata Allah SWT.

Istana Resmi Berhentikan Jenderal Listyo Sigit dari KSP Usai Terseret Kasus Penyadapan Presiden

“Yang belum juara jangan sedih, jangan menyerah. Terus belajar, terus berlatih. Tahun depan, Insya Allah kalian yang akan berdiri di panggung ini sebagai juara. Dan yang sudah juara, jangan sombong, jangan berhenti belajar. Jadikan kemenangan ini sebagai amanah untuk terus mengharumkan nama Kampung Baru dan Negeri Laha,” tegasnya yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.

Harapan Tokoh Masyarakat: Lahirkan Qori Terbaik Dari Negeri Laha

Suasana semakin khidmat ketika Tokoh Masyarakat Negeri Laha, Sidna Azhar bin Tahir, menyampaikan tausiyah dan harapannya. Dengan suara yang tenang namun penuh wibawa, beliau mengajak seluruh hadirin untuk merenungkan kembali makna MTQ bagi masa depan negeri.

“Anak-anakku sekalian, Bapak-Bapak, Ibu-Ibu yang saya hormati. MTQ ini adalah warisan yang sangat berharga dari para pendahulu kita. Dulu, orang tua kita membangun negeri ini dengan Al-Qur’an. Maka hari ini, tugas kita adalah menjaga warisan itu, jangan sampai putus di tangan kita.”

“Harapan saya, dari Dusun Kampung Baru ini, dari Negeri Laha ini, akan lahir qari dan qariah terbaik, akan lahir hafidz dan hafidzah Al-Qur’an, akan lahir pemimpin-pemimpin yang berakhlak mulia, yang takut kepada Allah, dan yang sayang kepada rakyatnya.”

“Kita ingin Negeri Laha dikenal bukan hanya karena alamnya yang indah, tapi karena akhlak masyarakatnya yang mulia, karena anak-anaknya yang cinta Al-Qur’an, dan karena pemudanya yang menjauhi narkoba, menjauhi pergaulan bebas, dan menjauhi segala hal yang merusak masa depan.”

Sidna Azhar bin Tahir juga menyampaikan harapan besar agar MTQ ini menjadi titik awal untuk kebangkitan pendidikan agama di Negeri Laha. Beliau berharap pemerintah negeri, pemerintah dusun, para tokoh agama, dan para orang tua bisa bersatu padu untuk terus memberikan perhatian lebih kepada TPQ dan madrasah.

“Saya berharap, setelah MTQ ini selesai, semangatnya jangan ikut selesai. Masjid jangan sampai sepi lagi. TPQ jangan sampai kosong lagi. Mari kita buat Negeri Laha ini menjadi negeri yang Qur’ani. Kalau kita jaga Al-Qur’an, maka Allah akan jaga Negeri Laha kita.”

“Kepada para juara, saya pesan, jangan hanya bangga di tingkat desa. Bermimpilah lebih besar. Tembus tingkat kecamatan, tingkat kabupaten, tingkat provinsi, bahkan tingkat nasional. Kami semua di sini akan selalu mendoakan dan mendukung kalian. Negeri Laha bangga punya kalian.”

Penutup Yang Penuh Haru dan Harapan

MTQ Tingkat Desa di Dusun Kampung Baru ini akhirnya ditutup dengan penuh haru dan kebahagiaan. Para juara diumumkan satu per satu, naik ke atas panggung dengan wajah bahagia, menerima piala dan piagam penghargaan. Namun yang paling membanggakan adalah, tidak ada yang merasa kalah. Semua pulang dengan membawa semangat baru.

Acara ini telah membuktikan bahwa ketika masyarakat bersatu, ketika iman dikuatkan, dan ketika Al-Qur’an dijadikan pedoman, maka sebuah dusun kecil seperti Kampung Baru mampu menggelar acara yang besar dan luar biasa.

Semoga MTQ ini menjadi amal jariyah bagi seluruh panitia dan masyarakat, dan menjadi awal bagi terwujudnya Negeri Laha yang lebih baik, lebih beriman, lebih bertakwa, dan lebih berakhlak mulia. Aamiin Ya Rabbal Alamin.

—
#MTQNegeriLaha #KampungBaru #CintaAlQuran #NegeriLahaLebihBaik

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Oase menyuguhkan tulisan sebagai bahan renungan keseharian kita

Imsakiyah Ramadhan 2025

KOTA JAKARTA, DKI JAKARTA - Jumat, 06/11/2026
Imsak 03:57
subuh 04:07
dzuhur 11:40
ashar 14:57
maghrib 17:50
isya 19:02

Berita Populer







Berita Terhangat








×
×