Lapak Dibangun dari Dana CSR Pertamina, Bukan Dana Pemerintah Negeri
Dalam konfirmasi yang diperoleh tim redaksi via telepon dengan Ketua Pemuda Negeri Laha, Sulaiman Mewar, dijelaskan bahwa duduk persoalan lapak jualan tersebut tidak seperti yang dinarasikan di media sosial.
Dijelaskan, beberapa lapak yang saat ini berdiri di lokasi Wisata Kuliner Titang Amerika tersebut, awalnya merupakan pedagang sayur, ikan, dan kebutuhan harian lainnya yang berjualan hanya dengan menggunakan meja seadanya.
Kemudian, saat adanya kunjungan dari pihak Pertamina Bandara Pattimura ke lokasi tersebut, pihak Pertamina melihat kondisi tersebut dan berinisiatif memberikan dukungan untuk membangun lapak jualan yang lebih layak dengan konsep eco-break atau lapak ramah lingkungan yang lebih representatif.
“Jadi ini bukan program pembangunan dari dana pemerintah negeri atau dana desa. Pihak Pertamina Bandara Pattimura yang support, mereka minta Ketua Pemuda untuk membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan pembangunannya dibantu menggunakan dana CSR Pertamina. Jadi bukan dana pemerintah atau pemerintah negeri Laha.”
– Sulaiman Mewar, Ketua Pemuda Negeri Laha
Ia menegaskan, pembangunan lapak tersebut murni bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Bandara Pattimura, bukan dari APBN, APBD maupun anggaran Pemerintah Negeri Laha. Oleh karena itu, jumlah dan penerima manfaatnya pun menyesuaikan dengan RAB dan kemampuan dana CSR yang tersedia saat itu, bukan atas dasar pilih kasih.
Raja Negeri Laha: Tidak Ada Niat Anaktirikan Warga
Sementara itu, Raja Negeri Laha Yasir Mewar berharap dengan adanya klarifikasi dan pertemuan langsung dengan saudari Tika ini, kesalahpahaman yang terjadi dapat diluruskan dan tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di tengah masyarakat.
“Kami sudah bertemu langsung dengan saudari Tika. Kami dari Pemerintah Negeri Laha sangat terbuka, tidak ada niat untuk menganak-tirikan warga kami sendiri. Semua warga punya hak yang sama. Kami berharap ke depan komunikasi bisa lebih baik, konfirmasi langsung ke kami agar tidak ada informasi sepihak.”
– Yasir Mewar, Raja Negeri Laha
Pemerintah Negeri Laha juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mengembangkan Wisata Kuliner Titang Amerika sebagai ikon ekonomi kreatif Negeri Laha.
Tags: Negeri Laha, Titang Amrik, Wisata Kuliner Ambon, Klarifikasi, CSR Pertamina, Yasir Mewar, Sulaiman Mewar



Comment