Advertisement
Ekonomi Maluku Oase
Home / Oase / Mama Lele dari Titang Amerika: Kisah Nabilla Rochmawati, Ikon Kuliner Pesisir Negeri Laha

Mama Lele dari Titang Amerika: Kisah Nabilla Rochmawati, Ikon Kuliner Pesisir Negeri Laha

Di antara bebatuan Pantai Titang Amerika, aroma ikan bakar dan kue tradisional berpadu dengan debur ombak. Di sanalah Nabilla Rochmawati menemukan panggung hidupnya.

LAHA, AMBON – Jika Anda pernah ke Wisata Kuliner Titang Amerika di Negeri Laha, Anda pasti tidak asing dengan sosok perempuan ramah berhijab hijau sage yang selalu tersenyum sambil mengangkat hasil laut segar. Dialah Ibu Nabilla Rochmawati, atau yang akrab disapa warga dan wisatawan sebagai Mama Lele.

Mama Lele bukan sekadar penjual. Ia adalah wajah, rasa, dan cerita dari Titang Amerika itu sendiri. Dari penjual ikan di bibir pantai, penjual kue subuh, hingga kini menjadi konten kreator yang mempromosikan wisata kuliner pesisir Laha ke seluruh Indonesia.

Titang Amerika: Panggung Awal Mama Lele

Titang Amerika di Negeri Laha kini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata kuliner paling otentik di Ambon. Hamparan pantai berbatu, perahu nelayan yang bersandar saat sunrise, dan jejeran lapak makanan tradisional menjadi daya tariknya.

Dan di jantung keramaian itu, ada lapak Mama Lele.

Digagas Sulaiman Mewar! Jelang Festival “Sehari di LahaSuang” 31 Oktober, Pemuda Laha Bangun Gapura Kapal Nelayan Ikonik di Titang Amerika Disponsori Pertamina

Setiap hari jam 5 pagi, sebelum matahari muncul sempurna seperti di foto-foto wisatawan, Mama Lele sudah stand by di area lelang kecil Titang Amerika. Dengan baskom merah bertuliskan “MIMI” dan ember hitam, ia menjadi orang pertama yang menyambut perahu nelayan yang baru pulang melaut.

Seperti terlihat dalam foto, ia dengan bangga mengangkat cumi jumbo segar yang baru saja naik dari perahu. Ikan momar, kembung, dan ikan segar lainnya langsung dijual di tempat, masih mengkilap dan berlendir. Inilah yang dicari wisatawan di Titang Amerika: konsep dari laut langsung ke meja makan.

“Orang datang ke Titang Amerika itu cari segar, cari jujur. Kalau di sini tidak segar, saya tidak jual. Biar wisatawan balik lagi,” ujar Mama Lele.

Surga Kuliner Tradisional di Meja Mama Lele

Keunikan Titang Amerika bukan hanya ikan segar. Setelah jam 7 pagi, lapak Mama Lele bertransformasi menjadi etalase kuliner Maluku yang lengkap.

Di atas meja beralas batik, ia menyajikan apa yang tidak ada di restoran kota: ketupat, buras, lepet, singkong rebus, pisang rebus, talas, tumis bunga pepaya, ikan teri kacang pedas, sambal colo-colo, dan aneka jajan pasar. Semua dalam wadah warna-warni yang bersih.

Sahari di LahaSuang 2026: Perempuan Indonesia Maju Maluku Hidupkan Tradisi di Jembatan Amerika Laha – Kasi Pono dan Kasi Rame!`

Inilah yang membuat Wisata Kuliner Titang Amerika berbeda. Wisatawan tidak hanya makan, tapi merasakan tradisi. Banyak pengunjung dari luar Laha yang sengaja datang pagi-pagi hanya untuk sarapan di lapak Mama Lele sambil menikmati matahari terbit.

Dari Penjual Kue Hingga Wisata Digital

Transformasi besar terjadi ketika aktivitas harian Mama Lele di Titang Amerika mulai direkam dan diunggah ke TikTok dan Facebook.

Video sederhananya saat berteriak “ikan segar… ikan segar…” dengan latar belakang sunrise keemasan Titang Amerika dan perahu-perahu nelayan, viral. Warganet tidak hanya melihat ikan, mereka melihat keindahan wisata pesisir Negeri Laha.

Kini, Ibu Nabilla Rochmawati adalah konten kreator. Kontennya adalah terkait aktifitas kesehariannya:

  • Live Subuh dari Titang: Menunjukkan detik-detik perahu merapat, suasana keramaian pembeli, dan matahari terbit yang menjadi ikon Titang Amerika.
  • Kuliner Pesisir Laha: Tutorial cara membersihkan cumi jumbo, cara membuat tumis bunga pepaya khas Ambon, dan cara memilih ikan terbaik untuk dibakar di tempat.
  • Ajakan Wisata: Mengajak followers untuk datang langsung ke Negeri Laha, makan di batu-batu pantai, dan merasakan langsung keramahan warga pesisir.

Harapan untuk Titang Amerika

Bagi Mama Lele, Titang Amerika bukan sekadar tempat jualan. Ia adalah rumah dan masa depan.

Progres 90%! Aplikasi E-Commerce UMKM Laha Masuki Tahap Uji Coba, Siap Gebrak Pasar Digital Maluku

“Saya ingin Titang Amerika ini dikenal bukan hanya di Ambon, tapi di seluruh Indonesia. Biar orang tahu, di Negeri Laha ada surga kuliner yang murah, segar, dan penuh cerita. Saya mau anak-anak muda Laha bangga jadi penjual ikan, bangga jadi penjual kue, bangga jadi anak pesisir,” katanya.

Dari Mama Lele yang berlumpur dan amis ikan, menjadi penjual kue yang tak pernah sepi, hingga kini menjadi ikon dan konten kreator Wisata Kuliner Titang Amerika, Negeri Laha, kisah Nabilla Rochmawati adalah bukti bahwa kekuatan UMKM pesisir bisa mengangkat nama sebuah destinasi wisata.

Jika Anda ke Ambon, jangan lupa mampir ke Titang Amerika di Negeri Laha. Cari lapak dengan baskom merah “MIMI” dan senyum Mama Lele. Di sanalah rasa laut yang sesungguhnya berada.

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Oase menyuguhkan tulisan sebagai bahan renungan keseharian kita

Imsakiyah Ramadhan 2025

KOTA JAKARTA, DKI JAKARTA - Sabtu, 31/10/2026
Imsak 03:59
subuh 04:09
dzuhur 11:40
ashar 14:54
maghrib 17:49
isya 19:00

Berita Populer







Berita Terhangat








×
×