Momen kebersamaan itu terekam dalam sebuah video berdurasi singkat, namun menggambarkan suasana yang penuh keakraban. Tidak ada jarak antara pejabat dan warga. Semua bercengkrama sebagai orang basudara.
Testimoni Natural: Kali Kedua, Rasa Kekeluargaan Masih Kuat
Dalam video tersebut, Boy Latuconsina memberikan testimoni secara natural, sesekali tertawa dan mengacungkan jempol ke arah kamera.
“Pagi ini di kawasan wisata, saya bersama IKAMA Ori-Ambon, ada tamu spesial saya. Kita ada di Negeri Laha. Ini kali kedua saya mengunjungi tempat ini dan pagi ini saya melihat suasana yang luar biasa sekali. Ada suasana keakraban, walaupun kita berhadapan langsung dengan Kota Ambon, tapi suasana kekeluargaan, kekerabatan sebagai negeri adat itu sangat terasa sekali di sini,” ujar Boy Latuconsina.
Pernyataan tersebut menjadi gambaran paling jujur tentang karakter Titang Amerika. Secara geografis, lokasi wisata ini berhadapan langsung dengan pusat Kota Ambon dan hanya beberapa menit dari Bandara Pattimura. Namun secara sosial, ia masih sangat memegang identitas sebagai Negeri Adat. Warga menyapa siapa saja yang datang, pelayanan kuliner dilakukan dengan tulus, dan suasana pela-gandong antar negeri adat masih hidup.
Promosi Kuliner: Nasi Kalapa dan Ikan Bakar Colo-Colo
Pada kesempatan itu, Boy Latuconsina juga memberikan rekomendasi kuliner yang menjadi ikon Titang Amerika.
“Kunjungi Jembatan Amerika Negeri Laha. Di sini ada nasi kelapa, ikan bakar yang enak sekali, cocok untuk kita bersantap pagi setelah menikmati suasana pagi di sini. Mantap,” ajaknya.
Rekomendasi itu tidak berlebihan. Dalam satu tahun terakhir, Titang Amerika menjelma menjadi destinasi wisata sarapan pagi paling diburu di Kota Ambon. Polanya otentik dan berputar secara alami:
Nelayan arumbae pulang saat fajar menyingsing dengan hasil tangkapan segar, Mama-Mama Lele langsung melakukan transaksi di bibir pantai berbatu, dan hanya beberapa menit kemudian ikan-ikan itu sudah dibakar di atas bara api di lapak kuliner. Disajikan bersama nasi kalapa yang pulen dan wangi, serta sambal colo-colo khas Maluku yang segar, pedas, dan asam.
Jembatan Silaturahmi Antar Negeri Adat
Kehadiran Boy Latuconsina bersama IKAMA Ori-Ambon di Laha memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar kunjungan wisata. IKAMA merupakan paguyuban warga Negeri Ori, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, yang berdomisili di Ambon.
Kebersamaan IKAMA dan warga Laha di Titang Amerika menunjukkan kuatnya tradisi pela dan gandong, ikatan kekeluargaan antar negeri adat di Maluku yang telah terjalin selama ratusan tahun. Didampingi oleh Saidna Azhar Bintahir sebagai tokoh lokal Laha, kunjungan ini menjadi simbol bahwa pengembangan pariwisata tidak bisa lepas dari peran tokoh adat dan masyarakat itu sendiri.
Sebagai mantan Anggota DPRD Kota Ambon, Saidna Azhar Bintahir selama ini dikenal aktif mendorong ekonomi kreatif berbasis masyarakat pesisir. Kehadiran anggota DPD RI di lokasi yang ia dampingi diharapkan dapat membuka ruang dukungan yang lebih besar, baik dari segi promosi maupun perhatian terhadap infrastruktur wisata.
Warga berharap, Titang Amerika tidak hanya viral sebagai tempat makan ikan bakar, tetapi juga mendapat penataan yang lebih baik: kebersihan pantai, penataan lapak yang lebih rapi, akses jalan, penerangan, dan tempat sampah, sehingga dapat naik kelas menjadi destinasi wisata unggulan Kota Ambon yang dikelola langsung oleh masyarakat Negeri Laha.
Pagi itu, setelah merekam testimoni, ketiganya kembali berpose bersama, saling tertawa dan bersalaman dengan warga lain yang juga menikmati sarapan di anjungan kayu itu. Tidak ada sekat. Semua melebur dalam satu rasa bangga sebagai orang Maluku: memiliki laut yang kaya, kuliner yang otentik, dan kekeluargaan negeri adat yang masih sangat kuat.
Penulis: Tim Redaksi Laha
Editor: Ekspresi Indonesia
Video & Foto: Dok. Istimewa / Warga Laha
Lokasi: Wisata Titang Amerika – Jembatan Amerika, Negeri Laha, Teluk Ambon, Kota Ambon
Tags: Boy Latuconsina, Anggota DPD RI, IKAMA Ori-Ambon, Ikatan Keluarga Masyarakat Ori, Saidna Azhar Bintahir, Negeri Laha, Titang Amerika, Jembatan Amerika, Wisata Kuliner Ambon, Nasi Kalapa Ikan Bakar Colo-Colo



Comment