Advertisement
Ekonomi Maluku Technology
Home / Technology / Keseriusan Pemuda Negeri Laha Membangun Ekonomi Digital: UMKM Laha E-Commerce Tembus 75% Pengembangan

Keseriusan Pemuda Negeri Laha Membangun Ekonomi Digital: UMKM Laha E-Commerce Tembus 75% Pengembangan

LAHA, AMBON — Gelombang transformasi digital mulai terasa di Negeri Laha. Berbekal tekad kuat dan jaringan persahabatan, Kepemudaan Negeri Laha berhasil mewujudkan impian besar: membangun ekosistem UMKM Laha Berbasis E-Commerce yang kini telah mencapai 75% tahap pengembangan.

Yang membuat kisah ini istimewa, seluruh proses pengembangan ini dibangun tanpa biaya sepeser pun. Semangat gotong royong dan kolaborasi menjadi modal utama.

“Kami tidak punya anggaran besar, tapi kami punya tekad dan persahabatan. Itu modal kami.”

Kolaborasi Pemuda dan Talenta IT: Dari Ide Menjadi Karya Nyata

Menurut Kepala Pemuda Negeri Laha, langkah besar ini terwujud berkat kolaborasi dengan seorang sahabat yang berprofesi sebagai IT Programmer profesional. Tanpa ikatan formal berbayar, sang programmer tersebut terpanggil untuk membantu membangun platform digital untuk kampung halamannya.

Saat ini, platform UMKM Laha E-Commerce telah memasuki tahap fungsional. Untuk sementara, proses development masih menggunakan domain sementara di https://umkmlaha.culobo.com/. Tim developer menegaskan bahwa ini adalah fase penyempurnaan sebelum migrasi besar ke domain resmi yang saat ini masih dalam diskusi intens.

Kepemudaan Negeri Laha Kembangkan E-Commerce Untuk UMKM

Roadmap Jelas: Dari Katalog Langsung Hingga Ekosistem Digital Lengkap

Tim pengembang menjelaskan bahwa peluncuran UMKM Laha akan dilakukan secara bertahap dengan konsep yang matang dan berkelanjutan.

Tahap 1 – Launching Awal (Saat Ini – 75%): Model Katalog Direct. Pada fase awal, platform akan diluncurkan dalam bentuk katalog digital yang menghubungkan pembeli dan penjual secara langsung. Konsumen dapat melihat produk, menambah ke keranjang, dan langsung terhubung ke WhatsApp penjual untuk konfirmasi stok, ongkir, dan pembayaran. Model ini sengaja dipilih agar UMKM bisa langsung menggunakan platform dan langsung merasakan manfaat penjualan tanpa harus menunggu sistem yang rumit.

Tahap 2 – Sistem Pembayaran Digital Terintegrasi. Setelah katalog berjalan dan diadopsi UMKM, pengembangan akan masuk ke tahap dua. Konsepnya akan ditingkatkan dengan menggunakan sistem pembayaran Virtual Account dan QRIS. Dengan sistem ini, transaksi menjadi lebih aman, tercatat otomatis, dan profesional. Konsumen dan penjual tidak perlu lagi berhubungan secara manual untuk soal transfer, semua akan terverifikasi oleh sistem.

Tahap 3 – Ekosistem Delivery dan Penciptaan Lapangan Kerja. Ini adalah visi terbesar. Pada tahap ketiga, platform akan mengembangkan metode delivery yang terintegrasi dengan aplikasi delivery yang dikembangkan sendiri oleh tim. Inovasi ini tidak hanya soal antar barang, tetapi juga soal membuka lapangan kerja baru.

“Dengan aplikasi delivery sendiri, kita bisa membuka lapangan kerja bagi anak-anak muda di Maluku yang punya motor dan memiliki SIM. Mereka bisa menjadi mitra kurir UMKM Laha. Jadi perputaran ekonomi tetap di dalam negeri kita sendiri,” jelas tim pengembang.

Pemerintah Negeri Laha Klarifikasi Isu Pilih Kasih Lapak di Lokasi Wisata Kuliner Titang Amerika

Dengan tiga tahapan ini, UMKM Laha tidak hanya menjadi website jualan, tetapi menjadi sebuah ekosistem ekonomi digital yang lengkap.

Dukungan Penuh Pemerintah Negeri Laha dan Tokoh Masyarakat

Kabar progres 75% ini disambut antusias oleh Pemerintah Negeri Laha. Dukungan penuh juga datang dari salah satu tokoh masyarakat Negeri Laha yang juga merupakan mantan Anggota DPRD Kota Ambon dua periode, Saidna Azhar Bintahir, yang akrab disapa Abi.

Abi menilai, apa yang dilakukan pemuda Laha saat ini bukan sekadar proyek website, melainkan sebuah gerakan ekonomi kerakyatan yang visioner dan terstruktur.

“Saya merespon sangat positif dan mendukung penuh pengembangan UMKM Laha. Roadmap-nya sangat jelas, dari katalog, ke pembayaran digital, sampai delivery yang membuka lapangan kerja. Ini luar biasa. Kedepan, UMKM Laha jangan hanya berhenti untuk produk-produk Laha saja, tapi harus kita dorong menjadi sarana penjualan digital untuk UMKM se-Maluku. Dari Laha untuk Maluku,” tegas Saidna Azhar Bintahir.

Dari Laha Untuk Maluku: Visi Lebih Besar

Visi yang disampaikan Abi sejalan dengan semangat para pemuda. UMKM Laha diproyeksikan tidak hanya menjadi etalase produk unggulan seperti Nasi Kalapa Ikan Bakar Colo-colo, Hasidah, Ikan Segar Titang Amerika, dan berbagai kerajinan lokal, tetapi akan menjadi marketplace regional yang menghubungkan produsen lokal Maluku dengan pasar yang lebih luas di Indonesia.

BSSN Dorong Ketahanan Siber Kolektif ASEAN Hadapi Ancaman AI dan Komputasi Kuantum

Menuju 100%: Karya Pemuda Laha Untuk Maluku

Dengan capaian 75% dan roadmap 3 tahap yang jelas, Pemuda Negeri Laha membuktikan bahwa keterbatasan dana bukan halangan untuk berinovasi. Dengan slogan “Karya Pemuda Laha Untuk Maluku”, mereka optimis platform ini akan segera rampung 100% dan diluncurkan secara resmi.

Ini adalah bukti nyata bahwa ketika tekad, persahabatan, dan teknologi bersatu, sebuah negeri dapat melahirkan perubahan besar dan membuka lapangan kerja untuk generasinya sendiri.


Tentang UMKM Laha: UMKM Laha adalah inisiatif digital dari Kepemudaan Negeri Laha, yang bertujuan untuk mendigitalisasi dan memasarkan produk-produk lokal unggulan Negeri Laha dan se Maluku melalui platform e-commerce modern dengan sistem katalog, pembayaran VA & QRIS, dan delivery mandiri. Informasi pengembangan dapat diakses sementara di culobo.com/master/umkm.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Oase menyuguhkan tulisan sebagai bahan renungan keseharian kita

Imsakiyah Ramadhan 2025

KOTA JAKARTA, DKI JAKARTA - Jumat, 23/10/2026
Imsak 04:02
subuh 04:12
dzuhur 11:41
ashar 14:51
maghrib 17:49
isya 18:59

Berita Populer







Berita Terhangat








×
×