Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan dalam pidatonya menyampaikan bahwa mengenai Palestina saya mengapresiasi sikap Bangsa Indonseia yang sangat tegas, kedepan dalam hal pembangunan palestina, kita akan terus melanjutkan kerja sama ini dengan Indonesia.
Pidato Erdogan yang berdampingan dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto ini, Erdogan menyampaikan keseriusannya dalam hal perdamaian di Palestina.
Erdogan melanjutkan, saya ingin menekankan lagi dengan tegas bahwa yerusalem yang didirikan pada tahun 1967, kemerdekaannya dan kedaulatannya, berdirinya negara palestina yang merdeka itu tidak bisa dundur-undur lagi, segala upaya untuk menghalangi negara palestina untuk merdeka seperti yang saya samapaikan di atas tidak sah. Bagi kami ini akan menambah terus konflik yang berkepanjangan, menambah darah yang tertumpah dan akan menambah ketidak stabilan di wilayah ini.
Sebelum Gaza mencapai perdamaian, sebelum Palestina mencapai perdamaian, maka tidak mungkin negara disekitarnya mencapai perdamaian, ucapnya.
Total kerugian yang diakibatkan oleh serangan Israel yang berlangsung selama 15 bulan lamanya itu sudah mendekati seratus miliar dolar, mari jangan kita lupakan bahwa prinsip hukum itu sangat penting, segala kesepakatan dan diskusi bersama, saya berharap semoga bisa menjadi perantara bagi segala kebaikan, sekali lagi saya menyampaikan salam dari hati yang paling dalam, ucapan tersebut sekaligus mengakhiri pidato Presiden Erdogan dan disambut tepuk tangan yang meriah oleh para hadirin. (Sumber kanal youtube Prabowo Subianto).



Comment