Advertisement
Banten Daerah Health & Fitness Hukum Peristiwa
Home / Peristiwa / Kasus Narkoba Guncang IBL, Pebasket Asing Dipecat dan Diblacklist Seumur Hidup

Kasus Narkoba Guncang IBL, Pebasket Asing Dipecat dan Diblacklist Seumur Hidup

Foto—Pebasket asal AS, Jared Dwayne Shaw, ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta terkait kepemilikam narkoba. (Sumber: Istimewa)

Jakarta, Ekspresi Indonesia—Pebasket asing sekaligus andalan Tangerang Hawks, Jared Dwayne Shaw, resmi masuk daftar hitam Indonesian Basketball League (IBL) usai terlibat kasus penyalahgunaan narkotika. Keputusan itu diambil sepihak oleh penyelenggara kompetisi bekerja sama dengan Dewan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) setelah Shaw tertangkap mengantongi paket permen berisi Delta-9 THC.

Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah menegaskan bahwa organisasi tidak akan menoleransi tindakan kriminal yang merusak citra olahraga dan membahayakan para penggiatnya. Semua pemain dan ofisial yang terbukti melanggar hukum dijatuhi sanksi tegas, termasuk pemutusan kontrak dan larangan beraktivitas pada seluruh kegiatan IBL. Kebijakan ini merujuk langsung pada pasal 8 kontrak liga yang melarang konsumsi atau peredaran obat terlarang.

Kasus bermula ketika personel Satresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan kiriman 20 bungkus permen “Vita Bite” dari Bangkok, Thailand. Hasil uji laboratorium mengonfirmasi bahwa 132 butir dalam paket tersebut mengandung zat THC, narkotika golongan I. Shaw ditahan setelah mengambil paket pada 7 Mei 2025 di lobi apartemen Casa De Parco Cisauk, Kabupaten Tangerang. Penyelidikan melibatkan kerja sama intensif antara kepolisian dan Bea-Cukai Bandara Soekarno-Hatta.

 

Kejagung Tangkap Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Terkait Kasus Nikel

Manajemen Tangerang Hawks langsung merespons dengan mencabut kontrak dan merencanakan penggantian pemain asing. Pada paruh kedua musim IBL Gopay 2025, Hawks sempat memuncaki peringkat enam berkat performa Shaw yang mencetak double-double 28 poin dan 12 rebound melawan Satria Muda Pertamina Jakarta. Kendati demikian, tim memutuskan untuk tidak mempertahankan pemain yang dinilai melanggar etika dan komitmen profesional. Manajer tim Tikky Suwantikno menyatakan rasa penyesalan mendalam atas insiden ini dan menegaskan bahwa reputasi klub serta kepentingan kompetisi menjadi prioritas mutlak.

 

(D.L.R.)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Oase menyuguhkan tulisan sebagai bahan renungan keseharian kita

Imsakiyah Ramadhan 2025

KOTA JAKARTA, DKI JAKARTA - Sabtu, 18/04/2026
Imsak 04:28
subuh 04:38
dzuhur 11:56
ashar 15:14
maghrib 17:54
isya 19:03

Berita Populer







Berita Terhangat








×
×