Foto—Aksi solidaritas Bulan Sabit Merah (BSM) terhadap rakyat palestina. (Sumber: istimewa)
Jakarta, Ekspresi Indonesia—Suasana di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, yang biasanya dipenuhi hiruk-pikuk pengunjung dan lalu lalang kendaraan, mendadak berubah menjadi lautan kemanusiaan pada Minggu, 7 April 2025. Ratusan relawan dan masyarakat yang tergabung dalam Bulan Sabit Merah (BSM) menggelar aksi solidaritas besar-besaran untuk Palestina, tepat di depan pusat perbelanjaan ikonik ibu kota.

Foto—Beberapa penunjuk rasa pada aksi solidaritas Bulan Sabit Merah (BSM) terhadap rakyat palestina. (Sumber: istimewa)
Aksi ini bukan sekadar simbolik. Para peserta mengenakan atribut bernuansa merah putih dan Palestina, membawa spanduk bertuliskan “Keadilan untuk Gaza”, serta melakukan orasi kemanusiaan yang menggugah hati. Beberapa bahkan membawa replika kantong darah dan perban sebagai simbol dukungan untuk para korban luka akibat konflik berkepanjangan di Gaza.
Koordinator aksi, Zahra Anindya, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari kampanye nasional BSM bertajuk “Darah Kami untuk Palestina”, yang telah berlangsung di sejumlah kota besar di Indonesia.
“Kami ingin menyuarakan bahwa kejahatan terhadap kemanusiaan tidak boleh dibungkam oleh batas geografis. Ketika rumah sakit dibom, anak-anak dibunuh, dan dunia hanya diam, kami di sini untuk bersuara,” tegas Zahra dalam orasinya, Minggu (7/4/2025).
Tak hanya orasi, aksi damai ini juga diisi dengan doa bersama lintas agama dan pembacaan puisi kemanusiaan. Sejumlah warga yang kebetulan melintas turut berhenti dan bergabung dalam solidaritas. Beberapa pengunjung mall tampak haru menyaksikan momen hening saat nama-nama syuhada Palestina dibacakan satu per satu.
Aparat kepolisian berjaga di sekitar lokasi guna memastikan aksi berjalan tertib. Tidak ada bentrokan atau gangguan keamanan sepanjang kegiatan berlangsung.
BSM menyatakan aksi ini bukan yang terakhir. Mereka berkomitmen untuk terus menggelar kegiatan serupa selama agresi terhadap Palestina masih berlangsung. Selain aksi jalanan, BSM juga membuka donasi publik dan program edukasi terkait krisis kemanusiaan global.
“Ini bukan tentang politik. Ini tentang kemanusiaan,” tutup Zahra.
(Damar L.R.)



Comment