Jakarta, EKSPRESIINDONESIA.com – Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan tegas dalam Rapat Kerja Pemerintah bersama Anggota Kabinet Merah Putih yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada hari ini, Rabu (8/4/2026). Dalam taklimat tersebut, Presiden menekankan pentingnya kesiapan nasional menghadapi krisis global serta penguatan pilar kedaulatan negara.
Berikut adalah poin-poin utama dari taklimat Presiden Prabowo:
• Optimisme di Tengah Krisis Global: Presiden menyatakan bahwa kondisi Indonesia jauh lebih baik dan aman dibandingkan banyak negara lain di tengah lonjakan harga energi akibat krisis di Timur Tengah. Ia menyebut Indonesia sebagai salah satu negara paling aman jika terjadi ketegangan global yang lebih besar.
• Tiga Pilar Kedaulatan: Presiden menegaskan bahwa keberlangsungan bangsa bergantung pada kemandirian di sektor pangan, energi, dan air.
• Posisi Strategis Geopolitik: Mengingat 70% kebutuhan energi dan jalur perdagangan Asia Timur melintasi perairan Indonesia, Presiden menginstruksikan kabinet untuk mengelola negara dengan andal dan penuh tanggung jawab.
• Reformasi Pelayanan Publik: Presiden mengumumkan penurunan biaya haji 2026 sebesar Rp2 juta sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk mengurai hambatan birokrasi yang membebani rakyat.
• Efisiensi Anggaran: Presiden memberikan kritik keras kepada kepala daerah terkait penggunaan dana yang tidak efisien dan meminta agar setiap anggaran berdampak nyata bagi masyarakat.
Rapat kerja besar ini tidak hanya dihadiri oleh menteri dan wakil menteri, tetapi juga melibatkan pejabat eselon I dari seluruh kementerian/lembaga serta para direktur utama BUMN. Presiden menekankan bahwa seluruh elemen pemerintahan harus bekerja sebagai satu tim yang solid untuk menghadapi tantangan masa depan. (RM)



Comment