Advertisement
Daerah Peristiwa Sulawesi Tengah
Home / Sulawesi Tengah / Kabar Duka, Eks Wakapolri Jusuf Manggabarani Meninggal Dunia

Kabar Duka, Eks Wakapolri Jusuf Manggabarani Meninggal Dunia

Foto—Mantan Wakapolri Jusuf Manggabarani. (Sumber: Istimewa)

Jakarta, Ekspresi Indonesia—Kabar duka datang dari keluarga besar Korps Bhayangkara. Eks Wakapolri Komjen Pol (Purn) Jusuf Manggabarani dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Sulawesi Selatan.

Kabar duka tersebut dikonfirmasi putra almarhum yang merupakan Kapolres Pinrang AKBP Edy Sabhara Manggabarani. Edy mengatakan sang ayah tutup usia di RSUP Dr.Wahidin Sudirohusodo Makassar, pukul 10.00 WITA, Selasa (20/5/2025).

“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Telah wafat Bapak Komisaris Jenderal Polisi Jusuf Manggabarani hari ini, Selasa 20 Mei 2025, di RS Wahidin Makassar.”

Jenazah almarhum kemudian dibawa ke rumah duka di Perumahan Bukit Khatulistiwa, Kecamatan Tamalanrea, Makassar. Rencananya, Jusuf Manggabarani akan dimakamkan di Jakarta.

Setahun Tak Dibayar, Demonstran Geruduk Sovereign Plaza Tagih Janji Green Teams Dan Rekanan

Sekadar informasi, Jusuf merupakan lulusan AKABRI 1975. Sederet pendidikan lain juga pernah ditempuhnya, seperti Jurpa Brimob (1975), PTIK (1984), Sespim (1987), dan Sespati (1999).

Selama berkarierdi Polri Jusuf Manggabarani menduduki sejumlah jabatan strategis di Korps Bhayangkara pun sudah pernah diembannya. Dia pernah mengemban jabatan Pama Komdak XV/Bali pada 1975. Setelahnya, dia beralih menjadi Danton 3 Kompi 5142 Satbrimobda Komdak XV/Bali (1976), Danki 5142 Satbrimobda Komdak XV/Bali (1977)

Danki 5115 Satbrimobda Komdak XV/Bali (1978), Paur Ops Satbrimobda Komdak XV/Bali (1979), dan Kasat Sabhara Poltabes Ujung Pandang (1981). Setelah menjadi Kabag Ops Poltabes Ujung Pandang (1982) dan Wadansat Brimob Komdak XVIII/Sulselra (1983), Jusuf kemudian digeser sebagai Wadansat Brimob Polda Nusra (1984).

Lalu, ia ditugaskan sebagai Danden Gegana Pusbrimob Polri (1988), Kasat Brimob Polda Sulselra (1990), Kasat Brimob Polda Nusra (1992), serta Kasat Gegana Pusbrimob Polri (1993).

Pada 1998, Jusuf ditunjuk menjadi Kapolwiltabes Bandung. Tak lama, itu diangkat menjadi Wakapolda Sulsel (1999) sebelum akhirnya dipercaya untuk menjabat Kakor Brimob Polri (2001).

Penembakan di Washington Hilton, Donald Trump Dievakuasi dari Jamuan Makan Malam

Kariernya semakin moncer saat ditunjuk menjadi Kapolda Aceh pada 2002. Lalu, Jusuf juga berkesempatan menjadi Kapolda Sulsel periode 2003-2005. Sukses menjadi Kapolda di dua daerah berbeda, Jusuf kemudian beralih menjadi Kadiv Propam Polri pada 2005. Di 2007, ia diangkat sebagai Irwasum Polri.

Puncak karier Jusuf Manggabarani didapat pada 2010. Waktu itu, jenderal asal Gowa ini dipercaya menjadi Wakapolri menggantikan Makbul Padmanagara.

Salah satu kisah yang paling dikenang dari Jusuf Manggabarani adalah keberaniannya menghadapi preman bernama Sukri di Palopo, Sulawesi Selatan. Saat itu, tidak ada polisi yang berani menghadapi Sukri yang terkenal kejam dan ditakuti.

Namun, Jusuf, yang saat itu berpangkat Komisaris Besar, menerima tantangan Sukri untuk duel senjata. Dalam peristiwa tersebut, Jusuf berhasil mengalahkan Sukri, dan sejak itu beredar cerita bahwa ia “kebal peluru” .

 

Banjir Demak Meluas: Tanggul Sungai Tuntang Jebol, Jalur Provinsi Terputus dan Ribuan Warga Mengungsi

(Al-Fatih)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Oase menyuguhkan tulisan sebagai bahan renungan keseharian kita

Imsakiyah Ramadhan 2025

KOTA JAKARTA, DKI JAKARTA - Selasa, 02/06/2026
Imsak 04:27
subuh 04:37
dzuhur 11:54
ashar 15:15
maghrib 17:47
isya 19:01

Berita Populer







Berita Terhangat








×
×