Advertisement
Internasional Peristiwa Technology
Home / Technology / Gagal Diculik, Anak CEO Kripto Diselamatkan Warga Paris

Gagal Diculik, Anak CEO Kripto Diselamatkan Warga Paris

Foto—Seorang petugas dari Brigade Pencarian dan Intervensi (BRI) kepolisian nasional Prancis berjaga di dekat sebuah restoran di kawasan pinggiran Paris, Issy-les-Moulineaux, pada 16 November 2024. (Sumber: Ian Langsdon/AFP)

Jakarta, Ekspresi Indonesia—Sebuah upaya penculikan terhadap anak perempuan dan cucu dari CEO perusahaan kripto Prancis, Paymium, mengguncang publik Paris setelah insiden tersebut terekam kamera dan viral di media sosial. Peristiwa yang terjadi Selasa pagi di distrik ke-11 ibu kota Prancis itu memicu kecaman luas dan seruan pengamanan ekstra dari pelaku industri kripto nasional.

Dalam rekaman video yang tersebar, tiga pria bertopeng terlihat keluar dari sebuah van putih berlogo perusahaan kurir Chronopost. Mereka menyerang seorang wanita hamil lima bulan, pasangannya, dan anak mereka. Para pelaku berusaha menyeret paksa korban masuk ke kendaraan, namun perlawanan sengit dari korban, disertai teriakan minta tolong, menarik perhatian warga sekitar.

Salah satu saksi mata mengisahkan bagaimana korban perempuan berhasil merebut senjata dari tangan salah satu penyerang dan melemparkannya ke jalan. Senjata itu belakangan diketahui hanya replika. Seorang warga bahkan menggunakan alat pemadam api untuk menggagalkan penculikan tersebut.

Aksi heroik warga membuat para pelaku melarikan diri kembali ke dalam van, meninggalkan lokasi dalam kepanikan. Sementara itu, ketiga korban yang mengalami luka ringan langsung dibawa ke rumah sakit. Sang wanita dirawat karena syok, sementara pasangannya mengalami luka di wajah.

Kejagung Tangkap Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Terkait Kasus Nikel

Kepolisian Paris kini tengah menyelidiki insiden ini sebagai kasus penculikan dan penyekapan yang dilakukan oleh kelompok kriminal terorganisir. Hingga saat ini belum ada penangkapan yang diumumkan secara resmi.

Perusahaan Paymium, tempat ayah korban menjabat sebagai CEO dan pendiri, menyatakan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut. Mereka mendesak pemerintah Prancis segera mengambil langkah konkret untuk melindungi pelaku industri kripto, yang kian sering menjadi sasaran aksi kekerasan.

Menteri Dalam Negeri Bruno Retailleau merespons cepat dengan menjadwalkan pertemuan bersama pelaku usaha kripto guna membahas eskalasi kekerasan ini. Menurut sumber AFP, Paymium mengapresiasi kesediaan pemerintah dan menekankan pentingnya perlindungan hukum yang lebih kuat terhadap ekosistem kripto.

Chronopost, perusahaan pengiriman yang namanya dicatut dalam insiden ini, menegaskan bahwa kendaraan yang digunakan pelaku bukan bagian dari armada mereka. Mereka menduga kuat adanya pemalsuan identitas visual perusahaan untuk mengelabui korban.

Serangan ini menambah panjang daftar kekerasan terhadap tokoh dunia kripto di Prancis. Pada awal Mei, seorang ayah dari pengusaha kripto juga menjadi korban penculikan dan pemotongan jari oleh pelaku yang menuntut tebusan. Sementara pada Januari, pendiri perusahaan Ledger, David Balland, menjadi korban penyekapan disertai mutilasi. Dalam kasus itu, sebagian besar uang tebusan berupa kripto berhasil dibekukan oleh otoritas setempat.

Bangkit Dari Krisis: Memulihkan Kepercayaan Publik

Kian intensifnya kekerasan terhadap figur industri kripto di Prancis memperkuat urgensi pembentukan sistem keamanan baru di tengah pesatnya pertumbuhan aset digital di Eropa.

 

(D.L.R.)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Oase menyuguhkan tulisan sebagai bahan renungan keseharian kita

Imsakiyah Ramadhan 2025

KOTA JAKARTA, DKI JAKARTA - Sabtu, 18/04/2026
Imsak 04:28
subuh 04:38
dzuhur 11:56
ashar 15:14
maghrib 17:54
isya 19:03

Berita Populer







Berita Terhangat








×
×