
Kegiatan ini bukan sekadar wisata kuliner biasa. Bagi IKAMA Ori, ini adalah agenda silaturahmi rutin, momentum untuk memperkuat persaudaraan di tanah rantau. Di tengah kesibukan masing-masing sebagai keluarga besar masyarakat Ori yang berdomisili di Ambon, momen berkumpul seperti ini menjadi pengikat yang mahal harganya.
Pilihan lokasi pun tidak sembarangan. Titang Amerika di Negeri Laha dipilih karena suasananya yang terbuka, sederhana, dan sangat Maluku. Di atas meja kayu panjang, beralaskan terpal, mereka makan bersama dari rantang dan piring yang sama. Ada nasi kelapa yang pulen, ikan bakar yang masih panas, sambal colo-colo, dan teh hangat dalam termos besar. Semua makan bersama, tertawa bersama, tanpa sekat.
Suasana kekeluargaan itu terlihat jelas. Ada yang sambil menggendong anak, ada yang melambaikan tangan ke kamera dengan ekspresi jenaka, ada yang saling menyuapi. Potret persaudaraan yang natural, jauh dari kesan formalitas organisasi. Di sinilah makna IKAMA itu hidup.
Testimoni Ica Latuconsina: Tempat Ini Bikin Kita Rasa Kayak di Kampung Sendiri
Salah satu anggota IKAMA yang turut dalam rombongan tersebut adalah Ica Latuconsina. Ia menjadi salah satu yang paling antusias menikmati suasana pagi itu.
Saat dimintai testimoninya, Ica tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. Menurutnya, Titang Amerika memberikan sesuatu yang tidak bisa ditemukan di restoran mewah.
“Beta rasa ini bukan cuma soal makan ikan bakar saja. Katong dari IKAMA Ori ini datang untuk silaturahmi, untuk baku dekat, baku kuat persaudaraan. Dan tempat Titang Amerika ini pas sekali. Suasana terbuka, angin laut, makan nasi kalapa sama-sama di meja panjang kayak begini tu bikin katong rasa kayak di kampung sendiri di Ori. Rasa kekeluargaan itu kuat sekali. Beta harap katong IKAMA bisa sering-sering bikin kegiatan kayak begini di sini, biar persaudaraan tetap terjaga, anak-anak juga bisa saling kenal,” ujar Ica Latuconsina dengan logat Ambon yang hangat.
Pernyataan Ica diamini oleh anggota IKAMA lainnya. Bagi mereka yang merantau, menemukan tempat yang mampu menghadirkan rasa kampung adalah obat rindu. Laha dengan keramahan warganya dan Ori dengan ikatan kekeluargaannya bertemu di satu titik: Titang Amerika.
Kegiatan silaturahmi IKAMA Ori Maluku Tengah ini pun berakhir dengan foto bersama di tepi jalan, dengan latar belakang warung biru dan rambu dilarang parkir, namun senyum mereka tetap lepas. Setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan dengan motor masing-masing, meninggalkan jejak tawa di anjungan kayu Laha.
Dari Laha, IKAMA membuktikan bahwa wisata kuliner tidak hanya soal rasa ikan bakar dan nasi kalapa. Lebih dari itu, ia adalah ruang temu, ruang untuk merawat ingatan kolektif sebagai orang Maluku Tengah, dan ruang untuk memastikan bahwa di mana pun berada, persaudaraan Ori tetap satu.
Laporan: Tim Redaksi
Lokasi: Wisata Kuliner Titang Amerika, Negeri Laha, Kota Ambon
Foto: Dok. IKAMA Ori (sebagai rujukan narasi)
Tags: IKAMA, Ikatan Keluarga Masyarakat Ori, Maluku Tengah, Titang Amerika, Negeri Laha, Ica Latuconsina, Wisata Kuliner Ambon, Silaturahmi IKAMA



Comment