Advertisement
Hukum Nasional Sumatera Selatan
Home / Sumatera Selatan / Dugaan Kekerasan Di Sekolah Dasar Palembang Bikin Heboh, Orangtua Laporkan Ke Polisi

Dugaan Kekerasan Di Sekolah Dasar Palembang Bikin Heboh, Orangtua Laporkan Ke Polisi

Foto—Foto anak berinisial F saat diduga menjadi korban penganiayaan. (Sumber: Instagram @virasoniaaaa)

Jakarta, Ekspresi Indonesia—Kasus dugaan kekerasan terhadap seorang siswi sekolah dasar di Palembang memicu perhatian publik setelah foto kondisi kedua mata korban yang memerah dan tampak lebam beredar luas di media sosial. Peristiwa ini dilaporkan keluarga korban kepada kepolisian, sementara pihak sekolah membantah adanya tindakan kekerasan yang dilakukan tenaga pengajar.

Siswi berinisial FR, 7 tahun, menjadi sorotan setelah unggahan seorang selebgram, @virasoniaaaa, pada Minggu, 2 November 2025. Dalam unggahan tersebut terlihat bagian putih kedua mata FR berwarna merah, sementara area bawah matanya tampak kebiruan. Kondisi itu memunculkan spekulasi bahwa anak tersebut mengalami kekerasan fisik.

Ibu korban, Erna atau Sukrisnawati, menduga putrinya dipukul oleh seorang guru yang mengenakan cincin. Ia kemudian membawa FR ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. “Kami masuk melalui IGD, lalu dirujuk ke Poli Mata dan Poli Anak,” ujarnya seperti dikutip dari Tribun Sumsel. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak rumah sakit dan pemerintah kota yang membantunya, meski meminta pemindahan perawatan ke fasilitas kesehatan yang lebih dekat dengan kediamannya.

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Palembang, Bayu Burhan, turut mendampingi keluarga korban saat menjalani perawatan medis. Bayu menegaskan bahwa pihaknya langsung merespons setelah menerima informasi kasus tersebut. “Kami segera datang ke rumah sakit untuk memastikan kondisi korban dan memberikan pendampingan sampai proses ini selesai,” katanya.

Kejagung Tangkap Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Terkait Kasus Nikel

Di sisi lain, pihak sekolah menolak tuduhan bahwa siswi tersebut mengalami kekerasan di lingkungan sekolah. Mereka menyebut gejala mata merah telah terlihat sebelumnya oleh guru di kelas dan bukan akibat tindakan fisik.

Sementara itu, Sukrisnawati melaporkan kejadian ini kepada polisi setelah melihat kondisi anaknya ketika menjemput dari sekolah pada Senin, 27 Oktober 2025. “Saya lihat kedua matanya memar dan korneanya merah,” tuturnya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami laporan tersebut, menunggu hasil pemeriksaan medis dan keterangan lanjutan untuk menentukan langkah penegakan hukum berikutnya.

 

(D.L.R.)

Bangkit Dari Krisis: Memulihkan Kepercayaan Publik

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Oase menyuguhkan tulisan sebagai bahan renungan keseharian kita

Imsakiyah Ramadhan 2025

KOTA JAKARTA, DKI JAKARTA - Jumat, 17/04/2026
Imsak 04:28
subuh 04:38
dzuhur 11:56
ashar 15:14
maghrib 17:54
isya 19:04

Berita Populer







Berita Terhangat








×
×