Ekspresiindonesia.com – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meluruskan informasi yang beredar terkait foto dirinya menggunakan fasilitas oksigen saat berada di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, di tengah kepungan kabut asap karhutla.
Foto tersebut sempat viral di media sosial sejak Jumat (24/10/2026) dengan narasi bahwa Menkes mengalami sesak napas. Kementerian Kesehatan memastikan foto itu memang benar, namun konteksnya bukan seperti yang dinarasikan.
Klarifikasi Langsung Dari Menkes
Melalui akun Instagram pribadinya @bgsadikin, Budi Gunadi menegaskan kondisinya baik-baik saja saat kunjungan tersebut.
“Fotonya memang benar, namun narasi yang beredar itu tidak benar. Saya sama sekali tidak merasa sesak pada saat itu,” ujar Budi Gunadi.
Menkes menjelaskan, dirinya tetap menggunakan masker KN95 selama kunjungan untuk membantu melindungi dari paparan polusi akibat kebakaran hutan dan lahan.
“Menkes sama sekali tidak merasa sesak napas pada saat itu dan terbantu dengan menggunakan masker KN95 selama kunjungan berlangsung,” demikian keterangan resmi Kemenkes dalam siaran pers Jumat (23/10/2026).
Untuk Edukasi Rumah Oksigen
Menurut Kemenkes, aksi menggunakan fasilitas oksigen itu sengaja dilakukan untuk edukasi publik. Tujuannya agar masyarakat tahu ada layanan bantuan pernapasan yang bisa dimanfaatkan saat ISPU memburuk.
“Menkes pada saat itu hanya ingin memberikan informasi dan edukasi dengan menunjukkan fasilitas Rumah Oksigen dan memastikan layanan oksigen bisa diberikan kepada masyarakat,” tulis Kemenkes.
Fasilitas yang ditinjau Menkes tersebut adalah Rumah Oksigen milik Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Bus Oksigen Keliling milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Keduanya disiapkan khusus untuk warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat kabut asap.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman menegaskan narasi sesak napas yang beredar di medsos tidak benar dan berpotensi mengarah ke disinformasi.
“Foto tersebut memang benar saat Menkes sedang melakukan kunjungan kerja ke Palangka Raya pada Jumat (23/10). Namun demikian narasi yang beredar di medsos adalah tidak benar, mengarah ke DFK (Disinformasi, Fitnah dan Kebencian),” kata Aji.
Sumber: Instagram resmi Menkes @bgsadikin & Siaran Pers Kementerian Kesehatan RI, dilansir dari Detik.com – 25 Oktober 2026
Editor: Redaksi EkspresiIndonesia.com



Comment