Jakarta, Ekspresiindonesia.com – Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M resmi memasuki hari keenam pada Minggu (26/4/2026). Hingga pukul 13.00 WIB, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melaporkan sebanyak 28.274 jemaah haji asal Indonesia telah diterbangkan ke Tanah Suci.
Salah satu fokus utama pada operasional tahun ini adalah optimalisasi layanan fast track atau Makkah Route. Fasilitas ini memungkinkan proses keimigrasian Arab Saudi diselesaikan langsung di bandara keberangkatan di Indonesia, sehingga jemaah tidak perlu lagi mengantre saat tiba di Jeddah maupun Madinah. Tercatat, layanan ini ditargetkan menjangkau lebih dari 125.000 jemaah sepanjang musim haji tahun ini.
“Layanan fast track ini secara nyata mempercepat proses kedatangan jemaah di Tanah Suci. Jemaah bisa langsung menuju hotel tanpa harus melalui antrean panjang imigrasi, sehingga lebih nyaman, terutama bagi lansia dan kelompok rentan,” ujar Maria Assegaff, Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah.
Kementerian Haji dan Umrah juga terus mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi fisik mengingat suhu di Arab Saudi yang mulai meningkat. Jemaah diminta untuk memperbanyak minum air putih dan mengikuti instruksi petugas selama menjalani ibadah Arbain di Madinah sebelum nantinya diberangkatkan ke Makkah.
Sesuai Rencana Perjalanan Haji (RPH), keberangkatan jemaah gelombang pertama ke Madinah akan terus berlangsung hingga 6 Mei 2026, yang kemudian akan dilanjutkan oleh gelombang kedua dengan rute langsung ke Makkah mulai 7 Mei 2026. (MR)



Comment