Oleh: M. Mirza Rangkuti, S.Kom., M.I.Kom.
Staf Ahli Perumda PAM Jaya
Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang kita rayakan pada Minggu, 17 Agustus 2025 adalah karunia agung dari Allah SWT. Sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945: “Kemerdekaan itu atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa.”
Pada usia ke-80 tahun kemerdekaan, kita diingatkan kembali untuk senantiasa bersyukur. Allah SWT berfirman:
“Jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu.” (QS. Ibrahim: 7)
Syukur, Sejarah, dan Spirit Kemerdekaan
Direktur Utama PAM Jaya, Gus Arief Nasrudin—keturunan Sunan Gunung Jati—menegaskan bahwa syukur atas kemerdekaan tidak cukup hanya diucapkan, tetapi diwujudkan dalam kerja nyata yang memberi manfaat bagi sesama. Barang siapa bersyukur kepada Allah, sesungguhnya ia juga bersyukur kepada manusia.
Bung Karno pernah berpesan: “JAS MERAH – Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah.” Sejarah perjuangan bangsa tak terlepas dari Resolusi Jihad KH. Hasyim Asy’ari yang menegaskan, “Hubbul wathan minal iman” (cinta tanah air adalah bagian dari iman). Kemerdekaan adalah harga mati.
Tausyiah Gus Toto: Fondasi Mengisi Kemerdekaan
Dalam momentum HUT RI ke-80, Gus Toto memberikan tiga fondasi penting:
1. Syukur kepada Allah dan Manusia
Syukur bukan hanya lisan, melainkan amal nyata, kerja tulus, dan pelayanan yang memberi manfaat.
2. Cinta Tanah Air adalah Iman
Hari ini cinta tanah air diwujudkan melalui kerja keras, integritas, dan dedikasi dalam membangun bangsa.
3. Kepahlawanan Masa Kini
Menjadi pahlawan berarti:
Berani speak up untuk kebenaran.
Berani berkorban demi kepentingan rakyat.
Bekerja ikhlas, tuntas, dan profesional.
Menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama. Rasulullah SAW bersabda:
“Khairunnas anfa’uhum linnas” – sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.
PAM Jaya: Air Bersih sebagai Amal Jariyah
Dalam konteks pelayanan publik, PAM Jaya menegaskan komitmennya menghadirkan air bersih sebagai amal jariyah. Setiap tetes air yang sampai ke rumah warga menjadi ladang pahala yang terus mengalir.
Di bawah kepemimpinan Dirut Gus Arief Nasrudin bersama jajaran direksi:
Pak Ahmad Santika – Direktur Teknik
Pak Teddy – Direktur Keuangan & Umum
Pak Syahrul – Direktur Operasional
Pak Anugrah Esa – Direktur Strategi & Bisnis
PAM Jaya meneguhkan tekad besar:
2027: Go Internasional melalui IPO
2029: 100% warga DKI Jakarta mendapatkan akses air bersih perpipaan
Kerja Ikhlas, Tuntas, dan Bermakna
Bekerja dengan integritas, totalitas, dan keberanian adalah wujud syukur atas nikmat kemerdekaan. Jika para pahlawan dahulu berkorban jiwa dan raga, maka insan PAM Jaya hari ini berjuang dengan profesionalitas, pengabdian, dan pelayanan publik.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-80!
Dengan semangat syukur, cinta tanah air, dan kerja ikhlas, mari kita terus menghadirkan air bersih sebagai amal jariyah—untuk Indonesia Merdeka, untuk kehidupan yang lebih baik.
✨ Dalam acara Subuh Berjamaah Indonesia Merdeka, Ketua Binroh Pak Hatta dan Sekretaris Dewan Pengawas Pak Herman turut menjadi saksi komitmen spiritual dan korporasi PAM Jaya untuk bangsa
وَٱللَّهُ ٱلْمُوَفِّقْ إِلَىٰ أَقْوَمِ ٱلطَّرِيق
وَٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ



Comment