SBT, ekspresiindonesia.com – Kebakaran dahsyat melanda kawasan Jl. MS Padede, Pantai Pos, Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, pada Selasa (10/6/2025) sekitar pukul 12.50 WIT. Peristiwa ini menghanguskan tujuh unit bangunan toko, dua rumah warga, satu bangunan kos-kosan, serta sejumlah kendaraan.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp 9 miliar.
Menurut kesaksian warga bernama Rasya, api pertama kali terlihat muncul dari salah satu garasi mobil di sebuah pertokoan. Garasi tersebut dalam kondisi tertutup, namun terdengar suara ledakan dari dalam yang diduga berasal dari sebuah mobil.
“Katong (kami) lihat api keluar dari dalam garasi itu, tapi garasi juga tertutup. Tapi intinya di situ ada oto (mobil) satu meledak, di dalam juga ada springbed semua lalu menyebar,” ujar Rasya.
Bersama seorang temannya, Rasya berupaya mengamankan barang dagangan milik warga di sekitar lokasi dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, angin kencang dan cuaca panas menyebabkan api cepat menjalar ke bangunan lain.
Upaya pemadaman dilakukan dengan melibatkan satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab SBT, water cannon milik Polres SBT dan Kompi 3 Brimob, satu unit mobil damkar PT Citic, serta mobil tangki air milik PT Karlez. Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 16.30 WIT.
Kepala Subseksi Penerangan Masyarakat dan Humas Polres SBT, Bripka Suwardin Sobo, menjelaskan bahwa total yang terbakar meliputi tujuh unit toko, dua rumah warga, satu kos-kosan, satu unit mobil Toyota Innova, dan dua sepeda motor.
“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kebakaran terjadi dengan cepat dan meluas karena struktur bangunan pertokoan pada umumnya semi permanen dengan dinding kayu, ditambah cuaca panas serta angin kencang,” jelas Suwardin.
Pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman terkait sumber kebakaran untuk memastikan penyebab pasti dari insiden ini. (SW)



Comment