Advertisement
Hikmah Oase
Home / Oase / Sangar

Sangar

Ilustrasi

Hari itu saya belanja keperluan pribadi di salah satu swalayan. Setelah mengambil segala barang yang saya butuhkan, saya pun segera menuju antrian di kasir. Di depan saya ada seorang anak muda berpenampilan rada sangar dan di depan anak muda itu ada seorang ibu berpenampilan sederhana dengan 2 anaknya yang sedang menghitung belanjaan mereka di kasir.

“Total seluruhnya 145 ribu Bu.” Kata Penjaga kasir ramah setelah menjumlahkan seluruh barang belanjaan si ibu.

Ibu itu segera membuka dompetnya, uangnya recehan semua dan sedikit lusuh. Lalu dia menghitungnya satu persatu dengan wajah tertunduk. Kedua anaknya berdiri memperhatikan ibu mereka sambil sesekali memegang tangannya, keduanya terlihat tidak sabar. Antrian di swalayan itupun semakin panjang, maklum tanggal muda…

Saya perhatikan wajah si ibu pucat pasi. Terlihat jelas ia kebingungan sebab ternyata uang yang ada di dompetnya kurang. Ia mulai berpikir untuk mengembalikan sebagian barang belanjaan yang diambilnya. Seketika saja anak muda di depan saya membungkuk. Dia memungut uang 50 ribuan yang ada di lantai dan menyodorkannya kepada ibu itu.

“Maaf bu, hati-hati bu kalau menghitung uang. Ini ada selembar uang ibu yang jatuh.”

Kejagung Tangkap Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Terkait Kasus Nikel

Si ibu jadi diam melongo seperti tak percaya. Dengan tangan bergetar..si ibu mengambil dan menerima uang itu. Dengan tatapan mata penuh syukur ia memandang pada si anak muda tersebut.

Setelah membayar di kasir kedua anaknya menenteng kantong plastik belanjaan dengan riang gembira dan berlalu pergi.

Anak muda itu membayar belanjaannya kemudian ia pun segera pergi. Sebelum pergi jauh, saya kejar anak muda itu sambil tergesa-gesa menyusulnya.

Setelah bertemu saya pun menegur, “Dik saya tahu, tadi kamu dengan sengaja menjatuhkan uang 50 ribuan milik kamu. Lalu kamu berikan kepada si ibu tadi itu. Saya menyaksikannya karena saya berada tepat di belakang kamu … demi Allah saya bertanya, bagaimana kamu bisa mendapat ide itu?”

Dengan santun si anak muda menjawab, “Begini Pak saya yakin ini ilham dari Tuhan. Allah swt yang mengilhamkan itu kepada saya pak, saya tidak ingin si ibu itu malu di hadapan kita dan anak-anaknya. Karena itu Allah menggerakkan hati saya untuk spontan mengerjakan apa yg bapak lihat.”

Bangkit Dari Krisis: Memulihkan Kepercayaan Publik

Subhanallah, ternyata bila hati menginginkan kebaikan, Allah akan membantu hambanya melakukan kebaikan itu. Sungguh kebaikan itu hanya mudah dilakukan oleh orang yang memang menginginkannya.

فأما من أعطى و اتقى وصدق بالحسنى فسنيسره لليسرى

“Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (syurga), maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah.”

Semoga Allah mengalirkan pahala yg berlipat ganda kepada para pelopor kebajikan dimana pun mereka berada. Aaminn🤲 (AHA)

Betawi Kian Ramai Ditampilkan, Tapi Diam-Diam Mulai Ditinggalkan?  

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Oase menyuguhkan tulisan sebagai bahan renungan keseharian kita

Imsakiyah Ramadhan 2025

KOTA JAKARTA, DKI JAKARTA - Sabtu, 18/04/2026
Imsak 04:28
subuh 04:38
dzuhur 11:56
ashar 15:14
maghrib 17:54
isya 19:03

Berita Populer







Berita Terhangat








×
×