Advertisement
DKI Jakarta Hukum Lifestyle Peristiwa
Home / Peristiwa / Mecima Pro Dituding Ancam Pembeli Tiket Day6: Promotor atau Penindas?

Mecima Pro Dituding Ancam Pembeli Tiket Day6: Promotor atau Penindas?

Foto—Melani merupakan sosok di balik berdirinya Mecima Pro (Foto: Herka Yanis)

Jakarta, Ekspresi Indonesia—PT Melania Citra Permata (Mecima Pro), promotor konser asal Indonesia, mengeluarkan surat pemberitahuan bernomor 001/Pemberitahuan/MCP-Legal/III/2025 melalui akun Instagram resminya, @mecimapro pada (22/03/2025). Dalam surat tersebut, Mecima mengimbau para penggemar untuk tidak terprovokasi oleh informasi yang dinilai tidak akurat dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Foto—Unggahan Press Release pada akun Instagram @mecimapro

Lebih lanjut, Mecima Pro menegaskan tidak akan mentoleransi segala bentuk dugaan tindak pidana, penyebaran berita bohong, maupun hoaks. Pihaknya juga menyatakan akan melaporkan pihak-pihak terkait berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) serta Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) Nomor 11 Tahun 2008, yang telah diubah melalui UU Nomor 19 Tahun 2016 dan UU Nomor 1 Tahun 2024.

Ketua Bapemperda DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz Perkuat Sinergi dengan Jurnalis untuk Kawal Perubahan Jakarta

Namun, unggahan tersebut justru menuai reaksi keras di media sosial. Di platform Instagram Narasi TV, misalnya, kolom komentar dibanjiri kritik dari warganet yang menilai media tersebut hanya menyuarakan satu sisi, yakni versi dari Mecima Pro.

Salah satu komentar paling disorot datang dari akun bernama Agis Tanjung. Ia menulis, “Promotor terakhir malah mengancam pelanggan yang sudah membayar jasa mereka demi layanan terbaik, menggunakan pasal karet UU ITE. Padahal, promotor sendiri yang selama ini menebar janji palsu lewat marketing encore dan klaim konser stadion yang tak terbukti.”

Sementara itu, Juru Bicara LBH Gema Keadilan, Sanju Bayu, turut memberikan tanggapan. Menurutnya, isi surat tersebut sebenarnya normatif dalam praktik hukum. Namun, waktu publikasinya dianggap tidak tepat.

“Surat itu memang biasa dalam dunia legal, tetapi menjadi kontraproduktif karena dirilis di saat yang sensitif. Sebagai promotor yang bertanggung jawab menghadirkan Day6 ke Indonesia, seharusnya Mecima merangkul semua fans dan pembeli tiket, bukan justru membuat mereka merasa terancam,” tegas Sanju.

Lebih jauh, akun Instagram Mecima Pro yang mengunggah surat tersebut diketahui menutup kolom komentar, sehingga publik tidak bisa memberikan respons langsung.

Politik Uang Tak Lagi Tunai, Saatnya Regulasi Kejar Modus ‘Serangan Fajar’ Digital

(Abah Adi)

Comment

  1. Hannah says:

    Terima kasih sudah bantu menyuarakan keluhan kami, kami selaku fans (MyDay) berhak mendapatkan hak konsumen kami tanpa ditindas dengan tidak boleh menyuarakan keluhan, protes, dan kritikan oleh penyelenggara acara (promotor). Promotor ini tidak sekali dua kali membuat para konsumen dari berbagai fandom merasa resah karena setiap saran dan kritik kami tidak mereka jadikan sesuatu untuk improvement terhadap sistem kinerja mereka. Kami punya banyak sekali bukti yang membuat kami akan membawa semua ini ke jalur hukum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Oase menyuguhkan tulisan sebagai bahan renungan keseharian kita

Imsakiyah Ramadhan 2025

KOTA JAKARTA, DKI JAKARTA - Selasa, 26/05/2026
Imsak 04:26
subuh 04:36
dzuhur 11:53
ashar 15:14
maghrib 17:47
isya 19:00

Berita Populer







Berita Terhangat








×
×